Ogah Rekam E-KTP, Data Terancam Dihapus

  • -
20160613_121822

Ogah Rekam E-KTP, Data Terancam Dihapus

Category : Bidang Kependudukan

Data kependudukan bagi warga Ponorogo yang belum melakukan perekaman KTP-el terancam dinonaktifkan. Itu berarti dihapus dari data pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Ponorogo. Akibatnya, masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan surat-surat kependudukan harus mengurus kembali dari awal. Pengetatan aturan agar masyarakat tak menunda perekaman. Jumlahnya cukup banyak berkisar 47 ribu orang. ‘’Kalau datanya masih ada. Cuma kami sisihkan dahulu,’’ kata Kepala Dinas Dukcapil Ponorogo, Endang Retno Wulandari.

Retno mengaku aturan teranyar itu langsung dari pusat. Pemerintah pusat memang menargetkan proses perekaman KTP-el dapat klir tahun ini.Bahkan, tenggat waktunya hingga September mendatang.

Tak urung, penduduk yang sudah berhak memiliki KTP bakal tak terdata jika belum melakukan perekaman hingga September nanti. Data jumlah penduduk Ponorogo di pusat bakal berkurang. Akibatnya besaran Dana Alokasi Umum (DAU) dari pusat juga bakal susut. ‘’Kalau anggarannya dipangkas, berarti pembangunan di Ponorogo juga akan terhambat,’’ jelasnya.

Retno mengaku langkah tegas tersebut dilakukan agar masyarakat disiplin. Pasalnya, program pembangunan tunggal nasional sudah dicanangkan sejak 2012. Sosialisasi perekaman KTP-el gencar dilakukan. Berbagai undangan masal hingga jemput bola dilaksanakan. Namun, perekaman tak kunjung beres. Retno mengaku jumlah penduduk Ponorogo yang belum melakukan perekaman cukup banyak. ‘’Memang masih banyak. Kami terus melakukan upaya jemput bola terutama untuk lansia,’’ ujarnya.

Pihaknya mengaku optimistis kekurangan itu bakal terkejar. Salah satunya berkoordinasi dengan satker lain untuk mempercepat perekaman data. Mulai dinas pendidikan dan dinas kesehatan. Pihaknya mulai jemput bola ke sekolah. ‘’Perekaman data penting. Mulai sebagai data induk di kementerian hingga indikator anggaran,’’ katanya.

Sumber : RadarMadiun

Be Sociable, Share!