BIKIN AKTA HANYA 20 MENIT

  • -
IMG-20170314-WA0007

BIKIN AKTA HANYA 20 MENIT

Pelayanan yang cepat, mudah, murah menjadi hal yang didambakan oleh masyarakat. Sedangkan Pemerintah Daerah, selain hal tersebut diatas pelayanan yang akurat menjadi poin utama dalam pelaksanaan pelayanan demi untuk melindungi hak sipil penduduk.

Melalui peningkatan Tata Kelola Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ponorogo secara bertahap dan terus menerus berusaha meningkatkan kualitas pelayanan melalui prinsip partisipasi, koordinasi, efektivitas, efisiensi, keterbukaan, akuntabilitas serta perlindungan hukum untuk menuju Kabupaten Ponorogo yang lebih maju, berbudaya dan religious.

Berbagai pola pelayanan terus dibangun untuk bisa lebih memudahkan dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, sehingga 5 tahun ke depan seluruh penduduk bisa mempunyai dokumen kependudukan yang lengkap, akurat dan mutakhir.

Selain program Paket Lengkap “PAKEL” yang telah diluncurkan sejak triwulan IV tahun 2016, maka pada hari ini SELASA, tanggal 14 Maret 2017, kembali diluncurkan produk layanan penerbitan Akta Kelahiran dan Akta Kematian “ SALAM 20 MENIT’, yang diluncurkan langsung oleh Bapak Bupati Ponorogo Drs. Ipong Muchlissoni di Dinas Dukcapil Kabupaten Ponorogo.

Peluncuran ini ditandai secara simbolis dengan penyerahan Dokumen Akta kepada pemohon oleh Bapak Bupati Dengan membawa persyaratan yang lengkap dan benar serta data yang sudah serasi pada semua dokumen yang dimiliki oleh seorang penduduk, maka hanya dengan waktu 20 menit penduduk sudah bisa menerima akta kelahiran  atau akta kematian yang dibutuhkan.

Suatu program pasti akan tidak sempurna, sehingga kritik dan masukan selalu akan menjadi salah satu bahan evaluasi untuk penyempurnaan, dan yang pasti niatan untuk memberikan kebahagian kepada penduduk melalui pelayanan adminduk yang lebih baik menjadi hal utama dalam seluruh pola pelayanan yang dibangun. Demikian, kami akan terus selalu berbenah untuk bisa terus memberikan pelayanan yang membahagiakan masyarakat.

SALAM DUKCAPIL KABUPATEN PONOROGO BISA LEBIH BAIK.


  • -
wpid-20150930_101331.jpg

PERCEPATAN PENCATATAN AKTA KELAHIRAN BAGI ANAK SEKOLAH DASAR

Semua anak harus didaftarkan segera setelah kelahirannya dan harus mempunyai nama serta kewarganegaraan. Kepemilikan akta kelahiran merupakan salah satu bukti telah terpenuhinya hak memiliki identitas sebagai anak. Hal ini di sampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kab. Ponorogo Ir. Endang retno Wulandari, MM dalam rapat koordinasi Percepatan Pencatatan Akta Kelahiran dengan Dinas Pendidikan. Dalam rapat tersebut dihadiri juga oleh UPT Dinas Dukcapil, UPT Dinas Pendidikan dan Kepala Sekolah 21 Kecamatan se Kabupaten Ponorogo. Hasil pendataan anak didik siswa Sekolah Dasar yang dilakukan tahun 2013 terdapat 3.336 siswa yang belum mempunya Akta Kelahiran dan sampai dengan tahun 2015 hasil terproses pencatatan Kelahiran sebanyak 144 siswa. Bu retno begitu di sapa menyampaikan bahwa format penyelesaian percepatan Akta Kelahiran kali ini berbeda dengan sebelumnya yang dimana Kepala Sekolah mendata dan mengumpulkan berkas kemudian dikiirm ke UPT Dinas pendidikan untuk selanjutnya berkas di kirim ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab Ponorogo untuk dilakukan proses verifikasi dan penerbitan Akta Kelahiran, akan tetapi format 2015 ini Dinas Kependudukan dan pencatatan Sipil akan datang ke SD disalah satu Kecamatan yang ditunjuk dan disepakati bersama untuk melakukan verifikasi berkas dan langsung dicetak Akta Kelahirannya. Bagi SD yang lain bisa bergabung sesuai dengan wilayah berdasarkan Kecamatan masing-masing.

berikut Jadwal Pelayanan Keliling :

NO TANGGAL PELAYANAN LOKASI KECAMATAN
1 19 Oktober 2015 SDN 1 TUGUREJO SLAHUNG
2 20 Oktober 2015 SDN 2 MRAYAN NGRAYUN
3 21 Oktober 2015 SDN 3 MUNGGU BUNGKAL
4 22 Oktober 2015 UPTD DUKCAPIL SAWOO
5 26 Oktober 2015 UPTD DUKCAPIL SOOKO
6 27 Oktober 2015 SDN BANARAN PULUNG
7 28 Oktober 2015 SDN 2 SUREN MLARAK
8 29 Oktober 2015 SDN 1 WONOKETRO JETIS
9 02 Nopember 2015 UPTD DIKNAS SIMAN
10 03 Nopember 2015 SDN 3 PANDAK BALONG
11 04 Nopember 2015 SDN 2 MARON KAUMAN
12 05 Nopember 2015 SDN 2 WATUBONANG BADEGAN
13 09 Nopember 2015 SDN 4 POHIJO SAMPUNG
14 10 Nopember 2015 SDN 3 KEDUNGBANTENG SUKOREJO
15 11 Nopember 2015 SDN 3 LEMBAH BABADAN
16 12 Nopember 2015 SDN 2 KAUMAN PONOROGO
17 16 Nopember 2015 SDN 1 WATES JENANGAN
18 17 Nopember 2015 UPTD DUKCAPIL NGEBEL
19 18 Nopember 2015 SDN PUDAKWETAN PUDAK

*.) Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu


  • -
Jpeg

Rapat Koordinasi SIAK terpadu

Bertempat di Gedung Kirda praja ruang Bantarangin Kepala Dinas Kependudukan dan pencatatan Sipil Kab. Ponorogo Ir. Endang Retno Wulandari, MM membuka rapat koordinasi pembangunan SIAK terpadu dalam rangka pembangunan database tunggal Nasional yang dihadiri oleh seluruh Kepala Kelurahan se Kabupaten Ponorogo sebagai tindak lanjut kegiatan COKLIT tersisih mulai 22 pebruari s/d maret tahun 2015 yang lalu disampaikan bahwa hasil dari pendataan COKLIT data tersisih masih terdapat penduduk yang belum melakukan perekaman KTP el.

adapun hasil coklit data tersisih sebagai berikut :

KATEGORI SUDAH REKAM BELUM REKAM HASIL KONSOLIDASI
GANDA 32.771 4.404 31.774
ANOMALI 15.737 10.286 11.071
KATEGORI JOMPO SAKIT PARAH CACAT FISIK GANGGUAN JIWA JUMLAH TOTAL DITOLAK PUSAT KARENA BELUM PEREKAMAN
GANDA 1.577 135 160 219 10.009
ANOMALI 5.952 503 590 873
KATEGORI LUAR NEGERI LUAR KOTA MENINGGAL FIKTIF JUMLAH TOTAL
GANDA 4.009 6.510 3.065 3.298 54.938
ANOMALI 7.856 21.569 13.698 11.696

Beliau menyampaikan bahwa Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil akan melakukan pemanggilan ulang bagi penduduk yang belum melakukan perekaman KTP el dengan klasifikasi sebagai berikut.

  1. Perekaman KTP el penduduk sesuai undangan dilakukan UPT dinas Dukcapil di Kecamatan masing masing penduduk.
  2. Bagi penduduk yang tidak bisa hadir dikarenakan suatu sebab maka salah satu anggota keluarga melaporkan ke UPT dinas Dukcapil di Kecamatan
  3. Bagi penduduk jompo, sakit parah, gangguan jiwa, akan dilakukan perekaman monile/keliling oleh dengan jadwal yang telah disepakati
  4. Desa/Kelurahan memverifikasi data penduduk dan mengirim ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk diverifikasi ulang dan penentuan jadwal perekaman KTP el penduduk.

Kegiatan iini akan dilaksanakan di seluruh Kecamatan dibutuhkan peran aktif dari aparat di Desa/Kelurahan dan semua lapisan masyarakat agar terlaksananya database penduduk tunggal nasional.


  • -
wpid-20150921_094310.jpg

SOSIALISASI PERKAWINAN TERLAMBAT

Perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri, dengan tujuan membentuk keluarga. Tujuan dari Perkawinan itu sendiri adalah Melindungi warga Negara dalam membangun keluarga & memberikan kepastian hukum terhadap Suami, Istri, dan anak – anaknya. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab.Ponorogo dalam rangka Sosialisasi Perkawinan terlambat di Kecamatan Sooko yang dihadiri oleh Tim Kecamatan, Tim Desa dan tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat. (21/9/2015)

Perkawinan yang sah berdasarkan ketentuan Peraturan Perundang undangan Wajib dilaporkan oleh penduduk kepada instansi pelaksana ditempat terjadinya perkawinan paling lambat 60 ( enam puluh ) hari sejak tanggal perkawinan ( UU No.23 TH 2006 Pasal 34 ayat (1). Hal ini terjadi pada masa lalu bahwa ketika penduduk selain Islam telah melakukan pernikahan secara Agama akan tetapi belum di catatkan perkawinannya ke Instansi Pelaksana. efek yang terjadi antara lain :

  • Terbitnya Akta anak dari seorang ibu
  • Dokumen KK dan KTPel status kawin
  • Tidak bisa dibuktikan dengan Akta Perkawinan Catatan Sipil
  • Penduduk tidak bisa permohonan cerai di dukcapil
  • Hak hak anak tidak terpenuhi (warisan dll)

Kepala dinas juga mengungkapkan bahwa dimulai dengan Kecamatan Sooko yang paling banyak penduduk selain Islam maka dilakukan pendataan untuk memastikan seberapa banyak yang belum tercatat. Proses lebih lanjut jika nantinya permohonan penduduk memenuhi syarat akan dilakukan Pencatatan Perkawinan secara massal disertai pengesahan anak-anaknya.


  • -
kua kemenag

MOU DUKCAPIL dengan KEMENAG berbasis NIK

Sejak tanggal 4 Agustus 2015 telah disepakati kerjasama antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo untuk mengintegrasikan database Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan database Kantor Kementerian Agama. Melalui Sistem Informasi Berbasis Komputer ( SIBK ) secara online khususnya di Kantor urusan Agama (KUA) di 21 (dua puluh satu) Kecamatan se Kabupaten Ponorogo dengan Singgle Identiti Number (SIN) yaitu Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk memudahkan pencatatan Pernikahan.

Perjanjian Kerjasama diharapkan tidak adanya perbedaan data identitas penduduk antara database Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan database Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ponorogo dalam rangka penerapan Sistem Administrasi Kependudukan dan Sistem Pencatatan Pernikahan.

Hal ini disampaikan oleh Ir. Endang Retno Wulandari, MM selaku Kepala Dinas di sela sela rapat bersama UPT Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Ruangan Bantarangin. Perjanjian integrasi ini prosesnya adalah ketika penduduk pelakukan pendaftaran pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA), petugas KUA cukup mengambil data dengan mengentry NIK penduduk, maka biodata penduduk yang telah disesuaikan dengan format kebutuhan data KUA akan terkirim dan tersimpan di data base KUA. Hasil dari perjanjian ini KUA akan mengirim data perubahan penduduk ke server Dinas dukcapil berupa perubahan data penduduk dalam status pernikahan.