Senam dan Sidak Awali Kerja Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni

  • -

Senam dan Sidak Awali Kerja Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni

Pada hari pertama sebagai Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni hadir di tengah warga dan para PNS tanpa atribut resminya. Jumat (19/2) pagi kemarin, ia tampil sporty dengan kaos hijau muda dan celana hitam sepatu olahraga. Ipong, sang saudagar emas hitam Samarinda, yang kini jadi birokrat memulai aktivitasnya dengan senam bersama di halaman Gedung Graha Krida Praja Pemkab Ponorogo.

Bersama sang istri Sri Wahyuni, ia tampak serius mengikuti setiap gerak instruktur senam dengan gerak masih tampak kaku. Wakilnya, Sudjarno, Sekdakab Ponorogo Agus Pramono dan sejumlah kepala dinas tampak hadir mengikuti sang bupati yang turun ke bawah bersenam ria.

Seusai senam, tanpa berganti kostum, Ipong memilih melakukan inspeksi di dua kantor yang berada di kompleks gedung pemerintah tersebut, yaitu Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dan Kantor Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda). Keduanya bersebelahan tepat di depan lokasi senam para birokrat dan PNS Pemkab Ponorogo tersebut.

Di Kantor Dinas Dukcapil, Ipong sempat berbincang dengan sejumlah warga yang mengantre untuk layanan kependudukan. Ia juga sempat mencoba peralatan pembuatan KTPel, seperti pemindai sidik jari hingga pemindai retina mata. Dari kondisi yang ada, Ipong langsung mengambil kesimpulan bahwa layanan kependudukan yang cepat, akurat, dan lebih dekat ke masyarakat sangat dibutuhkan.

“Memang harus segera diubah dari KTP manual ke KTP elektronik. Untuk mempercepat, harusnya memang didekatkan ke warga. Sampai ke UPTD (tingkat kecamatan). Ya peralatan, ya personelnya. Tapi kita harus hitung dulu dana yang dibutuhkan. Kalau daerah tidak bisa, ya kita minta ke provinsi, sampai ke pusat bila perlu,” ujarnya.

Karena itu, ia dan kepala Dukcapil akan membuat konsep tentang bentuk layanan yang dibutuhkan masyarakat. Dari konsep ini, maka kebutuhan personel dan peralatan bisa dirumuskan. Termasuk kebutuhan dana yang harus dicarikan sumbernya. Seusai dari Dinas Dukcapil, Ipong langsung menuju Gedung Bappeda Ponorogo. Ia menyapa sejumlah PNS yang sedang beraktivitas di gedung itu.

Ia juga memasuki beberapa ruangan untuk melihat kondisi gedung yang menjadi pusat pengembangan dan kemajuan Kabupaten Ponorogo tersebut. Setelah sidak bersama wakilnya, Sudjarno, kedua pucuk pimpinan Kabupaten Ponorogo ini memilih beristirahat di teras Pringgitan alias rumah dinas bupati.

Sumber : koran sindo


  • -

Mendagri Terbitkan Surat Edaran, Tegaskan KTP El Berlaku Seumur Hidup

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo telah menandatangani surat edaran (SE) kepada seluruh gubernur, bupati dan wali kota. SE itu terkait penegasan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El atau e-KTP) berlaku seumur hidup. Demikian dikemukakan Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Zudan Fakrulloh, Jumat (29/1). “SE sudah ditandatangani Pak Menteri pada Kamis (28/1),” kata Zudan. Menurutnya, SE memang sepatutnya diterbitkan. Pasalnya, masih terdapat masyarakat yang belum mengetahui masa berlaku KTP elektronik seumur hidup.

“Penyedia layanan seperti pihak bank dan notaris serta kepolisian belum tahu KTP elektronik yang ada masa berlakunya tidak perlu diperpanjang,” ujarnya. Sebelumnya, Mendagri meminta masyarakat tidak mengkhawatirkan terkait masih adanya KTP elektonik yang memuat masa berlaku. “Bagi Anda yang masa berlaku KTP elektronik habis, tidak perlu mengurus perpanjangan masa berlakunya lagi. KTP tersebut masih tetap bisa digunakan, meski di dalam kolom berlaku terdapat tanggal kedaluwarsanya,” kata Tjahjo.

“KTP elektronik yang sekarang dibagikan, masa berlakunya memang tertulis berlaku seumur hidup. Namun untuk yang sudah kedaluarsa pun masih sah dan tetap berlaku.” Bagi masyarakat yang belum mengetahui hal itu, menurutnya, jangan sampai memberikan uang kepada calo untuk perpanjangan membuat KTP elektronik baru. “Jadi Anda tak perlu takut dan khawatir ditolak saat menunjukkan KTP elektronik sewaktu ada razia kepolisian atau-pun disaat mengurus surat-surat penting di kantor/lembaga manapun,” tegasnya.

sumber : dirjen dukcapil


TEKO LANGSUNG CETAK

Teko Langsung Cetak inilah slogan dari program pencetakan KTPel yang akan baru di mulai tanggal 1 Februari 2016. Hal ini disampaikan di sela rapat rutin hari jumat (29/1) dengan Kepala UPTD Kecamatan di Aula Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kab Ponorogo. Pelayanan Teko Langsung Cetak akan dilaksanakan hanya di Dinas dukcapil sedangan UPT di kecamatan hanya melakukan perekaman saja. Bagaimana proses mendapatkan KTPel  tersebut ?

    1. Penerbitan KTP-el dilaksanakan di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jl. Aloon-Aloon Utara No. 8 Ponorogo;
    2. Penduduk harus membawa sendiri permohonan penerbitan KTP-el dan melakukan aktivasi KTP-el yang telah diterbitkan;
    3. Dalam hal penduduk tidak dapat membawa sendiri permohonannya disebabkan dalam kondisi sakit parah/difabel/lansia maka dapat diwakili oleh keluarganya dengan dilampiri surat keterangan sakit dari rumah sakit/puskesmas/dokter atau surat Keterangan dari Desa/Kelurahan yang dilengkapi pernyataan (pemohon sendiri/keluarga) terkait kondisi pemohon yang menyebabkan ketidakhadirannya. Apabila penduduk tersebut sudah tidak memiliki keluarga maka dapat diwakili oleh perangkat Desa/Kelurahan dengan surat tugas/surat kuasa dari Kepala Desa/Lurah;
    4. Penduduk telah melakukan perekaman KTP-el minimal 1 (satu) hari sebelum pengajuan permohonan penerbitan KTP-el;
    5. Data yang tercantum dalam permohonan KTP-el, Kartu Keluarga (KK) dan database SIAK harus sesuai dan valid;
    6. Dalam hal pemohon melakukan perubahan elemen data dalam KTP-el (Nama dan gelar, Tempat dan tanggal lahir, Jenis kelamin, Agama, Status perkawinan, Pekerjaan, Alamat) Maka Kartu Keluarga dari pemohon harus dirubah terlebih dahulu sebelum permohonan KTP-el diajukan oleh pemohon;
    7. Sistem Pencetakan KTP-el dan Jaringan Online KTP-el di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil tidak sedang bermasalah;
    8. Permohonan penerbitan KTP-el dalam 1 (satu) hari kerja maksimal 150 permohonan.

 

 

tatacara dan prosedur KTPel : KLIK DISINI

Download formulir permohonan KTPel : DOWNLOAD


  • -

PERCEPATAN PENCATATAN AKTA KELAHIRAN BAGI ANAK SEKOLAH DASAR

Semua anak harus didaftarkan segera setelah kelahirannya dan harus mempunyai nama serta kewarganegaraan. Kepemilikan akta kelahiran merupakan salah satu bukti telah terpenuhinya hak memiliki identitas sebagai anak. Hal ini di sampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kab. Ponorogo Ir. Endang retno Wulandari, MM dalam rapat koordinasi Percepatan Pencatatan Akta Kelahiran dengan Dinas Pendidikan. Dalam rapat tersebut dihadiri juga oleh UPT Dinas Dukcapil, UPT Dinas Pendidikan dan Kepala Sekolah 21 Kecamatan se Kabupaten Ponorogo. Hasil pendataan anak didik siswa Sekolah Dasar yang dilakukan tahun 2013 terdapat 3.336 siswa yang belum mempunya Akta Kelahiran dan sampai dengan tahun 2015 hasil terproses pencatatan Kelahiran sebanyak 144 siswa. Bu retno begitu di sapa menyampaikan bahwa format penyelesaian percepatan Akta Kelahiran kali ini berbeda dengan sebelumnya yang dimana Kepala Sekolah mendata dan mengumpulkan berkas kemudian dikiirm ke UPT Dinas pendidikan untuk selanjutnya berkas di kirim ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab Ponorogo untuk dilakukan proses verifikasi dan penerbitan Akta Kelahiran, akan tetapi format 2015 ini Dinas Kependudukan dan pencatatan Sipil akan datang ke SD disalah satu Kecamatan yang ditunjuk dan disepakati bersama untuk melakukan verifikasi berkas dan langsung dicetak Akta Kelahirannya. Bagi SD yang lain bisa bergabung sesuai dengan wilayah berdasarkan Kecamatan masing-masing.

berikut Jadwal Pelayanan Keliling :

NO TANGGAL PELAYANAN LOKASI KECAMATAN
1 19 Oktober 2015 SDN 1 TUGUREJO SLAHUNG
2 20 Oktober 2015 SDN 2 MRAYAN NGRAYUN
3 21 Oktober 2015 SDN 3 MUNGGU BUNGKAL
4 22 Oktober 2015 UPTD DUKCAPIL SAWOO
5 26 Oktober 2015 UPTD DUKCAPIL SOOKO
6 27 Oktober 2015 SDN BANARAN PULUNG
7 28 Oktober 2015 SDN 2 SUREN MLARAK
8 29 Oktober 2015 SDN 1 WONOKETRO JETIS
9 02 Nopember 2015 UPTD DIKNAS SIMAN
10 03 Nopember 2015 SDN 3 PANDAK BALONG
11 04 Nopember 2015 SDN 2 MARON KAUMAN
12 05 Nopember 2015 SDN 2 WATUBONANG BADEGAN
13 09 Nopember 2015 SDN 4 POHIJO SAMPUNG
14 10 Nopember 2015 SDN 3 KEDUNGBANTENG SUKOREJO
15 11 Nopember 2015 SDN 3 LEMBAH BABADAN
16 12 Nopember 2015 SDN 2 KAUMAN PONOROGO
17 16 Nopember 2015 SDN 1 WATES JENANGAN
18 17 Nopember 2015 UPTD DUKCAPIL NGEBEL
19 18 Nopember 2015 SDN PUDAKWETAN PUDAK

*.) Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu


  • -

Rapat Koordinasi SIAK terpadu

Bertempat di Gedung Kirda praja ruang Bantarangin Kepala Dinas Kependudukan dan pencatatan Sipil Kab. Ponorogo Ir. Endang Retno Wulandari, MM membuka rapat koordinasi pembangunan SIAK terpadu dalam rangka pembangunan database tunggal Nasional yang dihadiri oleh seluruh Kepala Kelurahan se Kabupaten Ponorogo sebagai tindak lanjut kegiatan COKLIT tersisih mulai 22 pebruari s/d maret tahun 2015 yang lalu disampaikan bahwa hasil dari pendataan COKLIT data tersisih masih terdapat penduduk yang belum melakukan perekaman KTP el.

adapun hasil coklit data tersisih sebagai berikut :

KATEGORI SUDAH REKAM BELUM REKAM HASIL KONSOLIDASI
GANDA 32.771 4.404 31.774
ANOMALI 15.737 10.286 11.071
KATEGORI JOMPO SAKIT PARAH CACAT FISIK GANGGUAN JIWA JUMLAH TOTAL DITOLAK PUSAT KARENA BELUM PEREKAMAN
GANDA 1.577 135 160 219 10.009
ANOMALI 5.952 503 590 873
KATEGORI LUAR NEGERI LUAR KOTA MENINGGAL FIKTIF JUMLAH TOTAL
GANDA 4.009 6.510 3.065 3.298 54.938
ANOMALI 7.856 21.569 13.698 11.696

Beliau menyampaikan bahwa Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil akan melakukan pemanggilan ulang bagi penduduk yang belum melakukan perekaman KTP el dengan klasifikasi sebagai berikut.

  1. Perekaman KTP el penduduk sesuai undangan dilakukan UPT dinas Dukcapil di Kecamatan masing masing penduduk.
  2. Bagi penduduk yang tidak bisa hadir dikarenakan suatu sebab maka salah satu anggota keluarga melaporkan ke UPT dinas Dukcapil di Kecamatan
  3. Bagi penduduk jompo, sakit parah, gangguan jiwa, akan dilakukan perekaman monile/keliling oleh dengan jadwal yang telah disepakati
  4. Desa/Kelurahan memverifikasi data penduduk dan mengirim ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk diverifikasi ulang dan penentuan jadwal perekaman KTP el penduduk.

Kegiatan iini akan dilaksanakan di seluruh Kecamatan dibutuhkan peran aktif dari aparat di Desa/Kelurahan dan semua lapisan masyarakat agar terlaksananya database penduduk tunggal nasional.


POLLING LAYANAN

Selamat Datang Di Website Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab Ponorogo. Silakan pilih  polling kepuasan layanan

"Salam 20 Menit"

Puaskah anda terhadap layanan Salam 20 menit untuk akta kelahiran dan akta kematian ?