Penguatan Regristrasi dan Percepatan Kepemilikan Dokumen dalam mendukung program Kampung KB

Penguatan Regristrasi dan Percepatan Kepemilikan Dokumen dalam mendukung program Kampung KB

Sejak dicanangkan program 21 Kampung KB 2017 bertempat di desa Nongkodono, Kauman, Ponorogo, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Ponorogo juga ingin mensukseskan dalam program tersebut.

Bertempat di Hotel Amaris Ponorogo (15/11/2017) dalam kegiatan sosialisasi Penguatan Regristrasi Administrasi Kependudukan yang dibuka secara umum oleh Wakil Bupati Ponorogo Dr Drs H. Sudjarno, MM

Bahwa penerapan KB di Ponorogo ini termasuk berhasil, dibuktikan dengan persentase perkembangan penduduk yang masih rendah dibandingkan dengan lainnya. Dari 900 ribu jumlah penduduk Jawa Timur, Ponorogo hanya menyumbangkan 0.18% saja. Itu artinya hanya sekitar 10 ribu kelahiran bayi di Ponorogo per tahunnya. Wakil bupati Ponorogo Dr Drs H. Sudjarno, MM didalam sambutannya menyampaikan bahwa keberhasilan kampung KB juga perlu adanya Sinergitas antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan dengan DPPKB untuk kelengkapan dokumen penduduk. Kelengkapan itu meliputi Kartu Keluarga, KTPel, Akta Kelahiran dan Dokumen lainnya.

Ir. Endang Retno Wulandari.MM selaku Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Ponorogo disela-sela sosialisasi menyampaikan bahwa dengan adanya pertemuan ini agar sama pemahaman dan kesamaan pentingnya dokumen kependudukan yang lengkap dan muhtakhir.

“Saat ini masih adanya perbedaan data antara Dukcapil dengan petugas PLKB. Dukcapil sudah mempunyai datawherehouse by name by address yang dapat dimanfaatkan oleh petugas PLKB yang nantinya dapat diikat dengan sebuah Perjanjian Kerjasama”

Dalam pertemuan sosialisasi tersebut di hadiri oleh peserta yaitu DPPKB, petugas PLKB, Bidan dan perwakilan PKK