Category Archives: Bidang Pelayanan Pendaftaran Kependudukan

Penguatan Regristrasi Pencatatan Pelaporan Administrasi Kependudukan & Percepatan Pemanfaatan Data

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab Ponorogo, menggelar Sosialisasi Kebijakan Administrasi Kependudukan dengan Tema “Penguatan Regristrasi Pencatatan Pelaporan Administrasi Kependudukan dan Percepatan Pemanfaatan Data Bagi Instansi Pemerintah dan Swasta Dalam Pelayanan Publik di Hotel Amaris Ponorogo dengan Undangan Kepala OPD/Satker, Camat, Lembaga lintas sektor lainya, Selasa (22/08).

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab Ponorogo, Ir Endang Retno Wulandari.MM saat ditemui di sela-sela acara mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan  dalam rangka memberikan informasi tentang pentingnya data kependudukan yang dimulai dari titik awal data adalah pendaftaran penduduk, serta saat ini data kependudukan sudah bagus dengan berbasis NIK Tunggal Nasional dapat dimanfaatkan oleh OPD/satker lain, lembaga perbankan, serta lembaga swasta lainnya

Sementara itu, Bupati Ponorogo yang diwakili oleh asisten II Drs. Najib Susilo, MM dalam sambutannya mengatakan, masalah kependudukan merupakan hal yang krusial, untuk itu perlu adanya keseriusan dari pemerintah.

“Perencanaan pembangunan memerlukan data kependudukan, sebab dapat menjadi bahan perumusan kebijakan dalam perencanaan pembangunan’’ tambahnya.

Tambanya beliau menegaskan, Dinas Dukcapil adalah satu-satunya sumber data kependudukan, untuk itu perlu ada kerjasama antara Dinas Dukcapil dengan Lembaga dan Instansi lainnya dalam pemanfaatan kependudukan.

“Dukcapil harus selalu siap dalam menyajikan data kependudukan yang dibutuhkan,’’

Sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Direktur Pendaftaran Penduduk Drs. Drajat Wisnu Setyawan, MM dan K.Subid Layanan Administrasi data kependudukan Christina L Sudarijati, SH, M.Si dari Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Jakarta.

Dalam kesempatan sosialisasi itu juga dilakukan penandatanganan MOU dengan Pihak Rumah Sakit Daerah Ponorogo dan Dinas Pendidikan Kab Ponorogo.

 


NGOBAR bersama Warga Bangunrejo Sampung

Masih adanya penduduk yang belum perekaman dan untuk meningkatkan cakupan  Kepemilikan Akta Kelahiran bagi anak usia 0 s/d 18 Tahun, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Ponorogo menyelenggarakan NGOBAR “NGOBROL BARENG” bersama masyarakat Desa bangunrejo, Sampung yang dilaksanakan di Balai Desa Bangunrejo Kecamatan Sampung. (14/08/2017)

Hal ini diungkapkan Kadin Dukcapil Ir. Endang Retno Wulandari. MM ” Dukcapil Ponorogo ingin lebih dekat dengan masyarakat dalam memberikan informasi kemajuan terkait layanan Administrasi Kependudukan dan ingin mendengar langsung apa yang menjadi permasalahan penduduk dalam kepengurusan Administrasi Kependudukan”. Sosialisasi Administrasi Kependudukan di tahun tahun sebelumnya dilakukan melalui Kecamatan dengan peserta Aparat Desa akan tetapi kali ini Dukcapil mengundang tokoh masyarakat langsung, RT, BPD, PKK, Kepala Desa dan jajarannya tambahnya. Untuk Desa Bangunrejo diketahui bahwa masih ada penduduk yang belum Perekaman KTPel  165  ORANG dan 181 Anak belum punya Akta kelahiran.

Beliau menambahkan bahwa Pelaksanaan Ngobar “Ngobrol Bareng” di Desa Bangunrejo Kecamatan Sampung menjadi awal dari kegiatan dan nantinya ditargetkan secara bertahap ke Desa/Kelurahan se Kabupaten Ponorogo.

 

 


Program Percepatan Cetak KTPel Jalur Non Undangan (Hilang/Rusak/Perubahan data) ditunda

Untuk mempercepat perekaman dan penerbitan KTP-el di Jawa Timur, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan dan Pencatatan Sipil Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan rapat koordinasi di Hotel Grand Whiz-Trawas, Mojokerto, pada tanggal 26 sampai 27 Juli 2017.

Rapat koordinasi yang dihadiri langsung oleh Dirjen Dukcapil, Zudan Arif Fakrulloh, ini mengangkat tema “Rapat Koordinasi Implementasi Kebijakan Pelaksanaan Perekaman dan Pencetakan KTP-el se-Jawa Timur”. Peserta Rakor adalah para pejabat Dinas Dukcapil, baik di provinsi maupun kabupaten/kota se-Jawa Timur.  (sumber : Ditjen Dukcapil Kemendagri)

Menurut Ir. Endang Retno Wulandari.MM bahwa hasil rakor kemarin salah satunya adalah prioritas pencetakan KTPel bagi penduduk yang belum pernah memiliki KTPel atau status perekaman Print Ready Record. “Kami Mohon maaf  kepada penduduk Ponorogo yang sebelumnya telah di informasikan melalui UPTD Dukcapil Kecamatan maupun Website http://dukcapil.ponorogo.go.id bahwa pencetakan KTPel dapat dilaksanakan melalui UPTD Dukcapil Kecamatan bagi penduduk yang KTPelnya Rusak/Hilang/perubahan data tetapi karena memang Pusat memprioritaskan untuk yang PRR maka untuk percepatan pencetakan KTPel jalur non undangan untuk KTPel Rusak/Hilang/perubahan data sementara di tunda, nantinya akan diinfokan lebih lanjut.

 


Pelayanan Dinas Dukcapil Ponorogo membeludak setelah lebaran

Akibat libur panjang selama lebaran, Dukcapil Ponorogo setiap hari mulai pagi hingga siang diserbu oleh ratusan warga yang akan mengurus Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, Surat Pindah dan perekaman KTP el

Ratusan warga yang datang dari berbagai kecamatan di Ponorogo ini harus rela berjubel di loket antrean, agar segera dilayani petugas Dukcapil. Bahkan antrean membludak sampai memenuhi ruangan kantor Dukcapil Ponorogo.

Menurut Kepala Dukcapil Ponorogo Ir. ENDANG RETNO WULANDARI.MM pasca liburan panjang lebaran kantor Dukcapil Ponorogo telah terjadi lonjakan pengurusan dokumen kependudukan, terutama perekaman KTPel, pindah tempat, perubahan data kependudukan, dan pengurusan Kartu Keluarga hingga dua kali lipat dari biasanya yang dalam sehari hanya melayani 300 pengurusan . Hal ini dikarenakan kesadaran penduduk yang sudah mulai tertib untuk mengurus dokumen kependudukan, serta anak-anak sekolah yang masih libur.

“Untuk kesediaan blangko KTP el saat ini memang masih diprioritaskan bagi penduduk yang belum pernah memiliki KTP el (status perekaman Print Ready Record). Hal ini sesuai Surat Edaran Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri tanggal 3 April 2017 nomor: 471.13/383/dukcapil.ses perihal mekanisme distribusi blangko KTP elektronik dan mekanisme pencetakan sudah disampaikan melalui UPTD Dukcapil kecamatan, Desa/Kelurahan. “tambahnya.


Dukcapil Ponorogo luncurkan program PAKEL “Paket Lengkap” di 3 Kecamatan

Setelah sukses meluncurkan program KTP elektronik dengan “teko langsung cetak”, kini Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil berupaya membuat program inovasi baru yang memudahkan warga dalam mengurus administrasi kependudukan dengan meluncurkan program PAKET LENGKAP “PAKEL” .

Rencananya, program PAKEL akan diluncurkan mulai 1 November 2016 sebagai pilot project sementara di 3 (tiga) Kecamatan yaitu Kecamatan Pulung, Kecamatan Badegan, Kecamatan Jetis.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Ir. Endang Retno Wulandari , MM, mengatakan, program paket lengkap ini dilakukan sesuai misi Bapak Bupati Ponorogo yaitu untuk mendekatkan pelayanan kepada penduduk. Program Pakel ini artinya penduduk didalam mengurus administrasi kependudukan seperti Kartu Keluarga Akta Kelahiran untuk anak usia 0 s/d 60 hari, Akta Kematian sejak 1 januari 2016, KTPel cukup melalui UPT dukcapil di Kecamatan.

“Sebagai contoh dari PAKEL ini ketika penduduk yang ingin melaporkan kelahiran anaknya, pelaporannya cukup melalui UPT Kecamatan dan nantinya akan didapatkan dokumen sekaligus yaitu Akta Kelahiran Anak, Kartu Keluarga Terbaru dan KTPel jika sebelumnya orang tua masih berstatus belum kawin. jadi penduduk tidak perlu bolak balik ke Dinas Dukcapil” Ungkapnya.

Selain itu, pengurusan akta kematian yang proses sebelumnya penduduk harus melaporkan sendiri ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. ponorogo tetapi dengan program pakel melalui pelaporan modin dengan Buku Pokok Pemakaman sesuai SE Surat Edaran No. 472.12/2701/Dukcapil perihal Peningkatan Pencatatan Peristiwa Kematian maka akan diterbitkan Akta Kematian sekaligus Kartu Keluarga dan KTPel dengan status cerai mati bagi penduduk yang ditinggalkan.

pakel