Category Archives: Bidang Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan

Pelayanan Dinas Dukcapil Ponorogo membeludak setelah lebaran

Akibat libur panjang selama lebaran, Dukcapil Ponorogo setiap hari mulai pagi hingga siang diserbu oleh ratusan warga yang akan mengurus Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, Surat Pindah dan perekaman KTP el

Ratusan warga yang datang dari berbagai kecamatan di Ponorogo ini harus rela berjubel di loket antrean, agar segera dilayani petugas Dukcapil. Bahkan antrean membludak sampai memenuhi ruangan kantor Dukcapil Ponorogo.

Menurut Kepala Dukcapil Ponorogo Ir. ENDANG RETNO WULANDARI.MM pasca liburan panjang lebaran kantor Dukcapil Ponorogo telah terjadi lonjakan pengurusan dokumen kependudukan, terutama perekaman KTPel, pindah tempat, perubahan data kependudukan, dan pengurusan Kartu Keluarga hingga dua kali lipat dari biasanya yang dalam sehari hanya melayani 300 pengurusan . Hal ini dikarenakan kesadaran penduduk yang sudah mulai tertib untuk mengurus dokumen kependudukan, serta anak-anak sekolah yang masih libur.

“Untuk kesediaan blangko KTP el saat ini memang masih diprioritaskan bagi penduduk yang belum pernah memiliki KTP el (status perekaman Print Ready Record). Hal ini sesuai Surat Edaran Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri tanggal 3 April 2017 nomor: 471.13/383/dukcapil.ses perihal mekanisme distribusi blangko KTP elektronik dan mekanisme pencetakan sudah disampaikan melalui UPTD Dukcapil kecamatan, Desa/Kelurahan. “tambahnya.


Dukcapil Ponorogo sisir ke pelosok Kejar Penduduk belum Perekaman KTPel

perekaman

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab Ponorogo langsung bergerak melakukan jemput bola dengan mendatangi ke Desa desa untuk dilakukan perekaman KTPel terkait batas waktu perekaman KTPel sampai dengan 30 September 2016.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Ir. Endang Retno Wulandari,MM menyebutkan, untuk memaksimalkan program tersebut, Dinas Dukcapil Ponorogo menerjunkan tim reaksi cepat yang melibatkan Desa/Kelurahan, UPT Kecamatan dan Dinas Dukcapil untuk dilakukan perekaman e-KTP di masing masing Desa/kelurahannya dengan jadwal perekaman yang disusun oleh UPT Kecamatan

 Bu Retno disapa begitu menyebutkan, Dinas Dukcapil sebelumnya telah berkoordinasi dengan Kecamatan dan Desa/Kelurahan dalam Sosialiasi SIAK Terpadu terdapat data yang sangat signifikan antara lain untuk pemula yang belum perekaman sebanyak 12.675, belum rekam non pemula DKB 28.888, data ganda 2015 19.407, data non DKB 75.026, belum rekam non pemula lainya 334.

Ia mengimbau seluruh masyarakat supaya meluangkan waktu melakukan perekaman meskipun tidak langsung memperoleh KTPel. Yang penting perekaman dulu, pencetakan KTPel nya akan menyusul kemudian.

“Pencetakan KTPel dapat dilakukan secara mandiri yaitu datang ke Dinas Dukcapil cukup membawa KTP lama dan Fotocopy Kartu Keluarga dengan program teko langsumg cetak sejak bulan februari 2016. Sebelum dicetak pastikan data di Kartu Keluarga sudah benar”.

Beliau juga menambahkan bahwa saat ini jumlah perekam belakangan meningkat drastis. Ribuan masyarakat mengantre di kantornya saban hari untuk urusan KTP saja mencapai 800 antrean. Mulai aktivasi, rekam dan cetak. Pihaknya memang tetap dapat melakukan cetak. Namun, untuk data yang sudah dapat ditarik dari pusat atau tunggakan cetak sebelumnya. Penundaan cetak hanya bagi masyarakat yang melakukan perekaman di atas tanggal 22 Agustus lalu. ‘’Sekali lagi yang terpenting itu perekamannya. Jika sudah perekaman data tidak akan disisihkan,’’ jelasnya.

Bu Retno juga menambahkan bahwa, terkait kesediaan blangko KTPel tidak perlu dirisaukan lagi. Karena persediaan blangko mencukupi baik di Dinas maupun persediaan di Ditjen Dukcapil Kemendagri.

“Dinas dukcapil juga membuka layanan khusus untuk bulan september 2016 hari sabtu dan minggu dibuka semua jenis layanan yang dimulai pukul 08.00 s/d 12.00 WIB” tuturnya.

JADWAL PEREKAMAN KELILING DESA/KELURAHAN


Mahasiswa KKN UNMUH Ponorogo Pelopor Tertib Adminduk

Dokumen kependudukan merupakan hal yang mendasari penduduk dalam mendapatkan pelayanan publik dan pelayanan lainnya. Saat ini masih banyak permasalahan yang harus diselesaikan. Pengabdian para mahasiswa tidak hanya pada pembangunan fisik tapi juga membangun non fisik yang akan menjadi pondasi di masyarakat untuk bisa melaksanakan pembangunan fisik secara lebih optimal dan juga menjadi salah satu program strategis dalam pengentasan kemiskinan. Melalui sinergitas program akan lebih optimal hasilnya dan efesiensi biaya. Hal ini diungkapkan kepala Dinas kependudukan dan pencatatan Sipil Ir. Endang Retno Wulandari, MM dalam pembekalan mahasiswa KKN di DOM dan Masjid Al-Manar UNMUH Ponorogo.

Disela pembekalan tersebut bu Retno mengungkapkan bahwa Maksud kegiatan ini adalah Membangun Sinergitas Program Kegiatan antara Dinas Dukcapil dengan Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kepemilikan dokumen kependudukan yang tunggal, akurat, lengkap dan muhtakhir dengan tujuan :

  1. untuk Membangun kader-kader muda dibidang Kependudukan yang mampu membantu percepatan peningkatan kesadaran masyarakat dalam tertib administrasi kependudukan.
  2. Mahasiswa memperoleh pengetahuan, pengalaman belajar yang berharga melalui keterlibatan dalam masyarakat secara langsung untuk merumuskan, memecahkan dan menanggulangi permasalahan, khususnya terkait bidang Aministrasi Kependudukan.
  3. Percepatan penyelesaian permasalahan dan kepemilikan dokumen Kependudukan.
  4. Meningkatkan kesadaran masyarakat dalam tertib Administrasi Kependudukan.

KKN yang direncanakan akan dimulai pada awal agustus tersebut mengusung tema GEMA PETA 2016 (Gerakan Mahasiswa Pelopor Tertib Administrasi Kependudukan 2016).


Jelang Lebaran, pemohon KTPel membludak

Masyarakat Ponorogo saat ini banyak mendatangi halaman Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kab Ponorogo, mereka antri untuk mengurus  pencetakan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTPel). Kepala dinas Dukcapil Ponorogo Ir. Endang Retno Wulandari, MM mengatakan , dalam beberapa minggu terakhir jajaranya memang melayani ratusan penduduk yang melakukan pencetakan KTPel.

“Dalam satu hari biasanya hanya sampai dengan pencetakan 350 akan tetapi menjelang Lebaran pencetakan mencapai 550 lebih”. Ramainya masyarakat dalam pelayanan pencetakan KTPel, lantaran dalam beberapa minggu terakhir bersamaan dengan liburnya anak sekolah yang saat ini sudah berusia 17 Tahun’  Kemudian, banyak masyarakat yang mudik jelang lebaran Idul Fitri ke halaman rumahnya masing-masing. “Kalau yang mudik ini mereka memang baru bisa pulang dan kesulitan cuti/ijin untuk mencetak KTPel”katanya.

Meski ramai dalam memberikan pelayanan pada bulan puasa ini, namun pihaknya meminta pada jajaranya untuk tetap memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. “Meskipun membludak setiap hari, namun kita harus memberikan pelayanan pada mereka”,


DUKCAPIL lakukan Pemuhtakhiran Elemen Data Kependudukan

 Ponorogo – Tersedianya elemen data kependudukan yang lengkap, akurat dan mutakhir sangat penting karena berimplikasi pada pelayanan publik dan pembangunan di sektor lain. Oleh karena itu, Dinas Dukcapil kabupaten/kota sebagai ujung tombak pelayanan administrasi kependudukan perlu berperan aktif untuk menjamin tersedianya data kependudukan tersebut dengan mengedepankan inovasi.

Hal ini menginspirasi Dinas Dukcapil Kab. Ponorogo untuk melakukan pemutakhiran elemen data penduduk. Sebagai langkah awal, pada tanggal 15 – 16 Maret 2016 lalu Dinas Dukcapil Kab. Ponorogo mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Panitia Pelaksana dan Kader Pendata di Kecamatan Bungkal dan Kecamatan Jetis. Bimtek ini mengawali pelaksanaan pemutakhiran elemen data di dua kecamatan tersebut hingga akhir Maret mendatang.

Bimtek ini melibatkan para kader dari tingkat desa. Untuk Kecamatan Bungkal, terdapat 19 desa dengan jumlah kader pendata sebanyak 96 orang. Kecamatan ini dihuni 14.227 kepala keluarga. Jadi, setiap kader akan melakukan pendataan kepada sekitar 150 kepala keluarga.

Di Kecamatan Jetis, terdapat 14 desa yang terdiri 75 kader pendata. Kecamatan ini memiliki 11.074 kepala keluarga, yang berarti setiap kader juga akan melakukan pendataan kepada sekitar 150 kepala keluarga.

Kepala Dinas Dukcapil Kab. Ponorogo Ir. Endang Retno Wulandari, MM. hadir memberikan pengarahan pada kegiatan Bimtek tersebut. Ia menekankan akan pentingnya pemutakhiran elemen data kependudukan serta manfaatnya dalam pelayanan publik dan pembangunan di sektor lain.

Untuk memaksimalkan pemahaman kader pendata, peserta Bimtek dibagi dalam 6 kelompok kecil untuk mendapatkan penjelasan teknis oleh tim kabupaten. Dalam kelompok kecil inilah terjadi interaksi yang intensif antara peserta dengan tim kabupaten untuk berdiskusi dan menanyakan hal-hal teknis yang biasa dihadapi di lapangan.

Bimtek juga dimanfaatkan dinas Dukcapil untuk menyosialisasikan layanan hotline sebagai media untuk mengadu, bertanya, memberi saran dan masukan terkait layanan administrasi kependudukan di Kab. Ponorogo. Kepala Dinas Dukcapil bahkan secara terbuka mengumumkan nomor HP pribadinya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Bupati Ponorogo  H. Ipong Muchlisoni mendukung penyelenggaraan Bimtek ini. Menurutnya, tersedianya elemen data penduduk yang akurat sangat membantu memudahkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satu elemen data yang dianggapnya penting adalah golongan darah.

Bupati berkomitmen untuk menyelenggarakan pengecekan darah gratis bagi anak-anak usia sekolah di seluruh Kab. Ponorogo. Saat ini, sudah tersedia data golongan darah kurang lebih 6% dari seluruh penduduk Ponorogo.

Sumber : Dirjen Dukcapil